Blog Ini berisi berbagai hal tentang Ipa mulai dari tingkat SD sampai SMA Masih perlu banyak perbaikan dan masukan, silahkan mengirimkan komentar positif
Senin, 14 Januari 2013
Minggu, 05 Agustus 2012
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN I
Materi ini diambil dari alamat:
http://omegacourse2012.wordpress.com/2012/08/05/pertumbuhan-dan-perkembangan-i-ipa-viii-smp/
http://omegacourse2012.wordpress.com/2012/08/05/pertumbuhan-dan-perkembangan-i-ipa-viii-smp/
Pertumbuhan
merupakan proses bertambahnya ukuran makhluk hidup yang sifatnya tidak dapat
kembali lagi.
Perkembangannya
adalah kematangan organ-organ reproduksi.
Kata Kunci: Tumbuh tinggi ; Kembang
matang
Tahapan Perkembangan Manusia
Perkembangan pada
manusia terjadi melalui suatu proses.
Proses
pembentukan manusia diawali dengan proses pembuahan. Yaitu pertemuan antara sel
telur yang berasal dari perempuan (ibu) dengan sel sperma yang berasal dari
pria (ayah).
Inti sel sperma
akan melebur dengan inti sel telur dan terbentuk sebuah sel baru yang disebut
zigot. Zigot ini akan membelah diri menjadi 2 sel, 4 sel, 8 sel, 16 sel, 32
sel, dan seterusnya.
Sel dengan jumlah 1, 2 dan 4 dinamakan Zigot
Sel dengan jumah 8 dinamakan Morula
Sel dengan jumlah 16 dinamakan Blastula
Sel dengan jumlah diatas 32 dinamakan Gastrula
Mari kita buat mudah cara mengingatnya..
"Zidan Molor, Balas Gaston"
Zigot yang telah
membelah menjadi banyak sel tadi akan berkembang menjadi embrio, kemudian
menjadi janin dalam rahim ibu.
Lamanya waktu
janin tumbuh dan berkembang di dalam rahim ibu, dari mulai proses pembuahan hingga
kelahiran adalah kurang lebih 9 bulan.
Untuk memahami
teori ini, mari pahami saja cerita ini:
“Sang putri ‘Sel
telur’ yang dikeluarkan oleh ovarium akan di tangkap
corong infiundibulum dan menunggu ditaman Tuba fallopii (oviduk).
Pangeran ‘sperma’ datang dan meminang sel telur di taman itu. Keduanya
berbulan madu 9 bulan di uterus. Mereka membentuk kesatuan zigot
dan perayaan keluar ke dunia melalui vagina.”
Mudah bukan?
Apriyanto, SKH..
Jumat, 04 Mei 2012
MONERA dan PROTISTA
RH.Whittaker
mengelompokkan makhluk hidup menjadi 5 kingdom:
1. Monera
Monera berasal dari kata monares yang berarti tunggal.
Mikroorganisme
ini memiliki inti tetap, tidak memiliki selubung
inti sehingga bersifat prokariotik. Misal: bakteri dan ganggang
biru
Dalam kelompok ini ada Bakteri dan Ganggang
biru
Bakteri dibedakan
menjadi
-
Coccuss,
bekteri berbentuk bulat
-
Basillus,
bakteri berbentuk batang
-
Spirillum,
bakteri berbentuk spiral
Cara
mengingat:
“Melihat
Nona Monera, berdiri di atas
BAK, Cocok Banget
pake bando spiral karena
wajahnya Bulat lehernya lurus
seperti batang. O ya, nona
monera juga punya Gank lho..”
2. Protista
Bersifat
Eukariotik. yaitu memiliki membran inti, bersel tunggal dan multiseluler.
Misal: Protozoa yang mempunyai ukuran sangat kecil, satu sel, hidup di air atau
parasit pada makhluk lain, berkembang biak membelah diri.
Dalam
kelompok ini ada
a. Hewan berkaki semu atau Rhizopoda, tubuhnya
dapat membentuk kaki semu / pseudopodia, contoh Amoeba proteus, Entamoeba coli.
b. Hewan berbulu cambuk atau Flagellata, memiliki
flagel yang bergerak mirip dengan cambuk. Contoh Chlamydomono, Trypanosoma,
Euglena.
c.
Hewan
berbulu getar atau Ciliata, memiliki silia yang selalu bergetar berfungsi
sebagai alat gerak dan mengambil makanan. Contoh : Paramaecium, Didinum.
d.
Hewan
berspora atau Sporazoa, berkembang biak dengan spora. Contoh : Plasmodium.
Cara
Mengingatnya:
“Beda
lagi dengan Nona Protista,
cantik, banyak yang suka, ada yang bernama Rhizo,
si cinta semu. Ada lagi Flagell,
pemain debus pemegang cambuk.
Nona protista bahkan membuat si Cilli,
sering bergetar karena
cemburu karena cowonya yang suka Sport,
juga suka ke Nona Protista”
kamu bisa membuat cara yang lebih kreatif??
:-)
www.facebook.com/simpleipa
Kamis, 03 Mei 2012
KLASIFIKASI
Keaneka
ragaman makhluk hidup
Ciri
makhluk Hidup
Bernafas,
Bergerak, Beradaptasi, Peka rangsang, Pengeluaran (ekskresi), Makan, Tumbuh
kembang, Berkembang biak
Cara
mengingat terus teori ini I:
Naik
Gerobak ada
pe-rang,
keluar makan tumbuhan
dan Kembang
Cara
mengingat II: (gunakanlah cerita bersambung)
Saat
saya akan dilahirkan saya terus bergerak
dan setelah keluar dari rahim ibu, akhirnya saya dapat bernafas.
Tentunya mata saya masih tidak bisa membuka sempurna karena sangat peka
terhadap rangsangan dunia luar. Lalu
saya mulai belajar makan.
Saya merasa terjadi regulasi dalam perut saya dan terlihat sekali ibu saya
sabar saat harus mengurus juga ekskresi.
Berjalan waktu saya mulai bertumbuh
tinggi dan kedewasaan saya terus berkembang
sampai saatnya nanti saya akan melakukan pernikahan dan berkembang
biak.
Pembagian
taksonomi menurut Carolus Linnaeus (1707 -1778), pembagian makhluk hidup pada
awalnya hanya terbagi 2 yaitu hewan dan tumbuhan.
Adapun
pembagian hewan dikelompokkan
lagi menjadi
Kingdom
– Filum – Class
– Ordo – Familia
– Genus – Spesies
Cara
mengingatnya:
Ka
Feri COwonya
Lia Ga
Suka Hewan
Dan
pembagian tumbuhan
dikelompokkan lagi menjadi
Kingdom
– Divisi – Class
– Ordo – Familia
– Genus – Spesies
Cara
mengingatnya:
Ka Didi COwonya
Lia Ga
Suka Tumbuhan
Di dalam
klasifikasi makhluk hidup menggunakan sistemyang disebut dengan Sistem Binomial
Nomenklatur (Sistem nama ganda).
Di dalam sistem
Binomial Nomenklatur mempunyai aturan-aturan sebagai berikut:
a. Species terdiri dari dua kata, kata pertama menunjukkan genus
dan kata kedua menunjukkan sifat spesifikasinya.
b. Kata pertama diawali dengan huruf besar dan kata kedua dengan
huruf kecil.
c. Menggunakan bahasa latin atau ilmiah atau bahasa yang
dilatinkan dengan dicetak miring atau digaris bawahi.
Contoh :
Nama
species Pisang ; Musa paradisiaca L
Genus : Musa
Species :
paradisiaca
Pelaku
pengidentifikasi oleh Linnaeus disingkat dengan L
Kamis, 29 Maret 2012
SISTEM ALAT GERAK
SISTEM GERAK PADA MANUSIA
Tubuhmu dapat
memiliki bentuk karena memiliki sistem gerak. Sistem gerak tersebut terdiri
atas tulang, sendi, dan otot. Ketiganya bekerja sama membentuk sistem gerak.
Sistem gerak
inilah yang memberi bentuk tubuh, sebagai alat gerak, jalan, dan berlari serta melakukan
berbagai aktivitas lainnya.
Tulang merupakan
alat gerak pasif. Tulang tidak dapat digerakan jika tidak terdapat otot. Otot
dikatakan sebagai alat gerak aktif.
Otot inilah yang
menggerakan rangka. Otot inilah yang disebut dengan daging. Adapun sendi merupakan
penghubung antartulang dalam tubuh.
TULANG
Tulang adalah
materi keras dan kaku yang membentuk rangka.
Rangka tubuh bagi
manusia memiliki fungsi sebagai berikut.
1. Memberi bentuk, contohnya tulang tengkorak yang memberi bentuk
pada wajah.
2. Sebagai penopang tubuh, contohnya tulang kaki yang menopang
seluruh tubuh.
3. Melindungi organ-organ dalam, contohnya tulang-tulang rusuk
yang melindungi jantung dan paru-paru.
4. Alat gerak pasif.
5. Tempat melekatnya otot, misalnya pada tulang kering (tibia)
menempel otot.
Tulang penyusun rangka tubuh terbagi menjadi
tiga bagian, yaitu
A. Tulang tengkorak
Merupakan
tulang pembentuk kepala.
Tulang-tulang
tengkorak sebagian besar disusun tulang yang berbentuk pipih.
B. Tulang anggota badan
tersusun oleh tulang belakang tulang dada, tulang rusuk, dan gelang panggul.
·
Tulang
Belakang
Tulang
belakang tersusun atas ruas-ruas tulang yang fleksibel, tetapi kuat. Tulang
belakang terdiri atas 33 ruas, yaitu 7 ruas tulang leher, 12 ruas tulang punggung,
5 ruas tulang pinggang, 5 ruas tulang kelangkang (sakrum), dan 4 ruas tulang
ekor.
·
Tulang
Dada
Tulang dada terletak dekat tulang rusuk atau lebih tepatnya di
tengah-tengah dada. Tulang dada terdiri atas bagian hulu, badan, dan taju
pedang.
·
Tulang Rusuk
Tulang rusuk pada manusia terdiri atas 24 buah atau 12 pasang.
Tulang rusuk manusia memiliki fungsi sebagai pelindung organ-organ dalam,
seperti jantung dan paruparu.
Tulang rusuk manusia, terdiri atas 7 pasang tulang rusuk sejati, 3
pasang tulang rusuk palsu, dan 2 pasang tulang rusuk melayang.
·
Tulang
Panggul
Gelang
panggul atau tulang panggul terletak di ujung bawah tulang belakang. Gelang
panggul terdiri atas 2 tulang usus (ilium), 2 tulang kemaluan (ischium),
dan 2 tulang duduk (pubis).
C.
Tulang
Anggota Gerak, Tulang anggota gerak pada manusia
terdiri atas tulang anggota gerak bagian atas (tangan) dan tulang anggota gerak
bagian bawah (kaki). Masing-masing tulang tersebut tersusun oleh beberapa
tulang.
Tulang anggota gerak bagian atas atau tangan terbentuk dari tulang
lengan atas (humerus), tulang pengumpil (radius), dan tulang
hasta (ulna). Adapun tulang penyusun anggota gerak bagian bawah adalah
tulang paha (femur), tulang betis (fibula), dan tulang kering (tibia).
Macam-Macam Tulang
Jenis-Jenis Tulang dibedakan
menjadi tulang keras
dan tulang rawan atau disebut juga
kartilago.
·
Tulang
keras tersusun atas campuran antara kalsium dan
kolagen,
·
Tulang
rawan tersusun dari selsel tulang rawan yang
sifatnya kenyal dan lentur.
Bentuk Tulang dibedakan
menjadi empat jenis, yaitu
·
Tulang
pipa, memanjang dan tengahnya berlubang. Contohnya
adalah tulang paha, tulang betis, dan tulang lengan.
·
Tulang
pendek, bersifat ringan dan kuat. Meskipun tulang
ini pendek, tulang ini mampu menahan beban yang cukup berat. Contohnya adalah
tulang pergelangan tangan, telapak tangan, dan telapak kaki.
·
Tulang
pipih, bentuk pipih seperti pelat. Contoh dari
tulang pipih adalah tulang penyusun tengkorak, tulang rusuk, dan tulang dada.
·
Tulang
tidak beraturan, gabungan dari berbagai bentuk
tulang. Contohnya adalah tulang wajah dan tulang yang terdapat pada ruas-ruas
tulang belakang.
Cara Mengingat teori ini:
“Aku orang Batak, pamanku ku panggil
Tulang.. dialah yang membentuk
dan menopang ku sampai saat ini, waktu ku kecil dia melindungi
dari sifatku yang pasif.
Banyak prinsip hidup yang di ajarkan berulang kali sampai melekat
dipikiranku”.
Postur Badan tulang dari
belakang terlihat kekar, dada nya bidang, rusuknya
menunjang ototnya, panggulnya
berisi, wajar karena tulang sering bergerak
ke atas menggerakkan tangannya dan ke bawah menggerakkan kakinya.
“Tulang
termasuk jenis manusia
hebat, dia tetap bertahan dengan kerasnya
hidup di ibu kota yang rawan
kejahatan”
“Pekerjaan Tulang adalah membentuk
pipa menjadi pendek
dan pipih, dari yang
awalnya tidak beraturan”
D. Persendian
Persendian Adalah
Hubungan antara tulang yang satu dengan tulang yang lain. Pada ujung-ujung
tulang terdapat tulang rawan yang merupakan bantalan sehingga tulang tidak
langsung bertemu dengan tulang lain.
Tulang-tulang
pada persendian diikat oleh suatu bahan yang kuat dan lentur yang disebut
ligamen.
Berdasarkan sifat
gerak inilah, sendi dibedakan menjadi
·
Sendi mati
(sinartrosis), hubungan antartulang yang tidak dapat digerakkan,
contohnya pada tulang tengkorak.
·
Sendi
gerak (diartorsis), hubungan antartulang yang
memungkinkan terjadi gerakan tulang secara bebas.
·
Sendi kaku
(amfiartrosis), hubungan antar tulang yang memungkinkan terjadinya gerakan
tulang secara terbatas.
contohnya adalah
tulang pergelangan tangan.
Cara mengingat:
“Saat semua Sinar
lampu mati, Diar
terus bergerak, amphir
aja dia kaku, karena sifatnya
yang penakut.”
Berdasarkan
bentuknya, persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan dibagi menjadi lima
bentuk, yaitu
·
Sendi peluru,
memungkinkan gerakan yang bebas hampir ke segala arah, misalnya sendi antara
lengan atas dan bahu.
·
Sendi
engsel, memungkinkan gerakan satu bidang seperti
pada engsel pintu atau jendela, misalnya sendi pada siku dan lutut.
·
Sendi
putar, memungkinkan gerakan memutar, misalnya sendi
pada tulang leher.
·
Sendi
geser, memungkinkan gerakan memutar, misalnya sendi
pada tulang leher.
·
Sendi
pelana, memungkinkan gerakan memutar dan melengkung, misalnya sendi pada ibu jari.
“Kesendiriannya
membentuk kejantanannya,..
turun dari pelana kudanya, ke cafe
dia putar gagang pintu berengsel
karat. Dia geser
bangku dan pistol penuh peluru
diletakkan di meja”
E. Otot
Secara garis
besar otot dapat dibedakan menjadi otot lurik, otot polos, dan otot jantung.
1. Otot Lurik
Tampak bagian
gelap dan terang (lurik). Otot lurik merupakan otot yang berfungsi dalam
melakukan gerakan. Otot ini menunjang pergerakan, bekerja sama dengan tulang
untuk pergerakan.
Memendeknya
(kontraksi) otot lurik dapat dikendalikan sesuai dengan kemauan manusia.
2. Otot Polos
Tampak polos.
Tidak ada bagian yang gelap dan terang seperti halnya pada otot lurik. Otot
polos merupakan penyusun organ-organ tubuh bagian dalam, misalnya saluran
pencernaan dan saluran pernapasan.
Otot polos
bekerja di luar kesadaran manusia.
3. Otot Jantung
Tampak seperti
otot lurik, namun kontraksi otot ini tidak dapat dikendalikan secara sadar. Hanya
ada pada organ jantung.
Gangguan pada Sistem Gerak
a. Rickets
Rickets merupakan
suatu kelainan pada tulang yang terjadi karena kekurangan zat kapur, fosfor,
dan vitamin D. Kelainan ini dapat terlihat dari kaki yang berbentuk huruf O dan
huruf X.
b. Osteoporosis
Suatu keadaan
dimana penghancuran tulang lebih cepat daripada proses pembentukan tulang.
Akibatnya tulang menjadi keropos. Penyebabnya yaitu karena kekurangan kalsium.
Penyakit ini mudah terjadi pada orang yang lanjut usia.
Patah Tulang (Fraktura)
Retak atau patah
tulang dapat terjadi karena benturan atau tekanan yang terlalu keras. Selain
penyebab tersebut, patah tulang dapat terjadi karena kecelakaan.
c. Arthritis
Arthritis
merupakan peradangan yang terjadi pada sendi. Dapat terjadi karena banyak
mengangkat atau membawa beban terlalu berat, ataupun infeksi mikroorganisme.
d. Lepas Sendi
Sendi lepas dapat
dari tempatnya sehingga ligamen putus/sobek. Hal ini dapat terjadi karena
kecelakaan ataupun ketika melakukan olahraga berat.
e. Kebiasaan Posisi Duduk
Contoh kelainan akibat kebiasaan duduk
yang salah adalah
·
Skoliosis,
kelainan pada tulang belakang melengkung ke samping sehingga tubuh ikut
melengkung ke samping.
·
Kifosis,
kelainan pada tulang belakang
melengkung
ke belakang, sehingga tubuh bungkuk. (Kunci: banyangkan saja kakek-kakek atau aki-aki(fosis))
·
Lordosis,
kelainan pada tulang belakang bagian perut melengkung ke depan sehingga bagian
perut maju.
Langganan:
Postingan (Atom)