Minggu, 17 Maret 2013

Mari Belajar KULIT

http://layartekno.blogspot.com/2012/11/struktur-dan-fungsi-kulit.html

KULIT


Terdiri dari Beberapa lapisan utama dan pendukungnya, yaitu:

1. Epidermis,
    Terdiri dari beberpaa lapisan:
     A. Melanosit, menghasilkan melanin
     B. Lengerhans, anti bodi
     C. Merkel
     D. Keratinosit, terdiri dari, Kulihat Epi MeLengking Mereka Kerasukan
         - Korneum, sel mati
         - Lucidum, transparant
         - Granulosum, Pigmen
         - Spinosum
         - Germinativum,    Koran Luci Gratis Sampai German
2. Dermis,
    Terdiri dari beberapa lapisan:
      A. Statum Papilare, terdapat fibroblas, makrofag, sel mast dan leukosit yang keluar dari pembuluh
      B. Stratum Retikulare, jaringan ikat padat tak teratur
      Tambahan di dermis , merupakan turunan dari Epidermis:
      A. Folikel rambut
      B. Kelenjar keringat, terdiri dari kelenjar merokrin dan kelejar apokrin (terdapat di ketiak dan anus)
      C. Kelenjar Sabacea, sekretnya dinamakan sebum, tersusun atas lipid
     Derita Papinya Reti, Rambutnya Berkeringat Sabun

3. Jaringan Subkutan (fasia superfisialis)

Ujung saraf pada kulit:
- Saraf Krause, Mendeteksi Dingin
- Saraf Ruffini, Mendeteksi Panas
- Saraf Meissnier, Mendeteksi sentuhan
- Saraf Paccini, Mendeteksi Tekanan
- Ujung saraf Bebas, Mendeteksi sakit

Kurasa Dingin, Rupanya Panas, Kesentuh Mesra, Tekan di Cini, Bebas Sakit nya

Fungsi Kulit
1. PROTEKSI,
   - Keratin (melindungi dari gesekan, mikroba, panas dan zat kimia. bersifat keras, tersusun rapi
   - Lipid (lemak) mencegah evaporasi air dari kulit, dan mencegah masuknya air melalui kulit
   - Sebum (mencegah kekeringan), menyebabkan kulit ber pH 5-6 (asam), bersifat anti bakterisid
   - Melanin, melindungi dari sinar ultraviolet
   - Langerhan
2. ABSORPSI
  - Menyerap vitamin A, D, E, K

3. EKSKRESI
 -  Kelenjar sabasea, mengganggu pertumbuhan bakteri, pelumas keratin,
 - Kelenjar Keringat

4. PERSEPSI
 -
5. THERMOREGULASI
6. Sintesis Vitamin D

Ok, ade-ade, semoga membantu kalian menghapal materi biologi ya.. sampai ketemu di TIPS berikutnya
Lengkapnya ada di
https://www.facebook.com/SimpleIpa

Rabu, 27 Februari 2013

Sel

Schleiden dan Schwan (1839) menyebutkan bahwa sel merupakan unit terkecil kehidupan yang masih bersifat struktural dan fungsional. Istilah sel sendiri pertama kali digunakan oleh Robert Hooke (1665) untuk menjelaskan ruang-ruang kecil pada irisan gabus yang diamati di bawah mikroskop. Sedangkan tahun 1839 Purkinje memunculkan istilah “protoplasma”, menggantikan kata “sarcode” yang digunakan Durjadin (1835) untuk menjelaskan semua zat yang terorganisasi di dalam sel
Macam sel Berdasarkan keadaan Inti
• Prokariot : sel yang bahan intinya belum dibungkus memran inti (bakteri dan alga biru)
(PRO BAK BIRU)

• Eukariot: sel yang bahan intinya sudah dibungkus membran inti
Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan
Sel hewan: adanya Sentriol, Lisosom, Badan Golgi dan Sentrosom

(SENTUH LISTRI BAGIAN SETRUM)
Sel Tumbuhan: Adanya Plastida, Dinding sel, Diktiosom, dan vakuola besar
(PLASTIK DISELINGI SEDIKIT VAKU BESAR)
Dinding Sel
Bagian luar sel tumbuhan dan prokariot dilapisi oleh dinding yang relatif kaku. Pada tumbuhan, dinding selnya tersusun oleh selulosa, hemi selulosa, pektin, dan lignin. Pada sel-sel tumbuhan berkayu terdapat dinding sel sekunder yang terletak di sebelah dalam dinding sel primer. Dinding sel sekunder mengandung lebih banyak benang selulosa dan lignin dibandingkan dengan dinding sel primer. Di antara dua buah dinding sel tumbuhan yang berdekatan terdapat lamela tengah yang mengandung magnesium dan kalsium pektat.

Membran sel
a. Struktur membran
Membran secara umum tersusun oleh protein dan lipid (lipoprotein). Lipid berupa Phospolipid bilayer dengan gugus fosfat (yang bersifat hidrofilik) pada posisi terluar dan lipid (yang bersifat hidrofobik) di bagian dalam. Protein penyusun membran tersebar secara acak di lapisan phospholipid.

b. Sistem transportasi pada membran
• Transport pasif :
Difusi : perpindahan zat terlarut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah
Osmosis: perpindahan dari pelarut dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi
• Transport Aktif
Pinositosis: perpindahan zat dalam bentuk cairan/larutan
Fagositosis: perpindahan zat dalam bentuk padat

Protoplasma
a. Sifat-sifat kimia protoplasma
Air merupakan komponen terbesar dalam protoplasma. Di dalamair terlarut senyawa organik dan anorganik. Berdasakan hasil analisis abu oleh sachs, unsur-unsur penyusun protoplasma ada yang dalam bentuk bebas dan ada pula yang berbentuk senyawa
b. Sifat-sifat fisik protoplasma
Molekul-molekul dalam protoplasma selalu dalam keadaan bergerak, ada gerakan bebas dan acak disebut gerak brown, ada yang bergerak secara rotasi dan sirkulasi. Sebagian besar molekul-molekul dalam protoplasma berukuran 0.001 sampai 0.1 mikron, sisanya berukuran lebih besar atau lebih kecil

Tambahan:
Urutan tingkat kehidupan dari yang sederhana sampai yang ter kompleks
Sel _ Jaringan_Organ_Sistem Organ_Individu_Populasi_Komunitas_Ekosistem_Bioma_Biosfer
Panjang Yaa.. ?? 
Tenang aja,.. gini cara ngingat nya
Se J Oli SO Imut Pa K E B-B
Ipa itu mudah kan??
Jangan lupa
Lengkapnya di
Omega Course, Perum GMM, Blok F8 No 55 Jl. Pala 8 (021-2-9090-333)
http://www.omegacourse2012.wordpress.com